English Dutch French Arabic Korean Japanese Chinese

Senin, 08 Oktober 2012

Wahyu Wibisana Dapat Penghargaan Ikapi

BANDUNG -  Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Jabar memberikan penghargaan kepada salah seorang sastrawan Sunda Wahyu Wibisana (76), di kategori Penulis Buku Berbahasa Sunda. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Pesta Buku Bandung (PBB) 2012 yang digelar di Landmark Convention Hall Jl Braga No 129.

Wahyu yang datang bersama dengan sang istri, Ucu Sukaesih, merupakan seorang pensiunan guru kelahiran Tasikmalaya 19 Januari 1935. Wahyu sendiri saat ini masih aktif menulis di berbagai media. Tulisan yang dihasilkannya berupa puisi, cerpen, essay, artikel dan buku-buku berbahasa sunda.

"Perasaan saya saat mendapat penghargaan ini tentu saja sangat gembira. Saya juga mengiringi dengan doa, mudah-mudahan ada generasi selanjutnya yang turut aktif dalam bidang kesusastraan, terutama sastra Sunda," tuturnya kepada detikbandung di akhir acara pembukaan Pesta Buku Bandung 2012.

Wahyu juga menuturkan bahwa saat ini ia sedang merampungkan buku berbahasa Sunda ketujuhnya yang menceritakan tentang pengalaman semasa kecilnya. Ia sendiri mengaku telah menulis buku berbahasa Sunda sebanyak 6 judul buku.

"Saya masih suka menulis, tapi kadang-kadang. Terakhir menulis di media beberapa bulan yang lalu, itu pun dengan menggunakan nama samaran. Sekarang saya masih menyelesaikan cerita tentang pengalaman saya waktu kecil," ungkap Wahyu.

Anuegarah Ikapi Jabar sendiri diadakan sejak tahun 2009. Diberikan kepada tokoh atau lebaga yang memajukan kesusastraan Sunda. Penghargaan akan diberikan kepada penulis yang mendedikasikan dirinya pada buku bacaan berbahasa Sunda, yang nantinya akan meningkatkan sumbangan perbukuan berbahasa daerah.

Menurut ketua Ikapi Jabar Anwaruddin, krtiteria sastrawan yang layak menang dan mendapatkan penghargaan ini dinilai dari produktivitas penulisan, nilai-nilai budaya Sunda yang diangkat, konsistensi tokoh yang bersangkutan dalam penulisan bahasa Sunda baik fiksi maupun non-fiksi, serta pengakuan masyarakat tentang manfaat tokoh dalam buku tersebut.(pro)

Minggu, 07 Oktober 2012

Kemilau Nusantara ke-9 Diikuti 20 Provinsi

BANDUNG - Sebanyak 20 provinsi dan 21 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jawa Barat akan mengikuti acara Kemilau Nusantara ke-9, yang akan dilaksanakan pada 5-7 Oktober 2012 di depan Gedung Sate Bandung.

"Tahun ini, Kemilau Nusantara bertemakan Gemerlap Budaya Nusantara. Selain menampilkan helaran seni budaya, provinsi dan kabupaten kota se-Jabar juga pameran dan lomba foto," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Nunung Sobari MM, di Bandung,  Selasa (2/10/2012) ini.

Ia mengatakan, 20 provinsi yang jadi peserta dalam gelaran Kemilau Nusantara ke-9 ialah Provinsi Aceh, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, NTB, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua, Papua Barat.

Sementara kabupaten/kota di Jawa Barat yang ikut, antara lain Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Ciamis, Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bekasi, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Karawang, Kota Bogor, Kota Bandung, Kota Depok, Kota Cimahi, Kota Banjar, dan Kota Bekasi.  

Nunung menjelaskan, tahun 2009 telah ditetapkan sebagai tahun Indonesia Kreatif. Seni budaya diharapkan dapat menjadi salah satu tiang penyangga ekonomi kreatif. Oleh karena itu, sangat tepat jika berbagai hasil ungkapan kreatifitas anak bangsa itu ditampilkan dalam suatu pergelaran, berupa karnaval atau pawai budaya dalam gelaran Kemilau Nusantara 2012.

Acara massal itu, lanjut Nunung, akan menampilkan kekayaan berbagai bentuk ungkapan seni budaya yang dimiliki berbagai provinsi di Indonesia. Selain itu, ditambah penampilan seni budaya dari 26 kota/kabupaten se-Jawa Barat, baik berupa tari, musik, teater, pakaian khas yang diramu sedemikian rupa sehingga menjadi tontonan yang menarik.

Kemilau Nusantara juga akan menampilkan berbagai produk unggulan, kuliner, kerajinan, informasi pariwisata, serta lomba foto dengan obyek-obyek di lokasi acara.

Ia menuturkan, rencananya Kemilau Nusantara tahun ini akan dilaksanakan Sabtu, 6 Oktober 2012 pada pagi hari pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Sementara pameran dilaksanakan 5-7 Oktober 2012, di sekitar area Gedung Sate pukul 10.00-21.00 WIB. Lomba foto dilaksanakan 6 Oktober dari pagi hingga malam hari. (kol)

Indeks Berita


Nasional


Wisata

Opini

Sosok

 
Bandung Raya Online Copyright © 2012 Allright Reserve - Pengelola: Bandung Media Citra (BMC).